Kamis, 28 Juli 2011

TPQ al-Azhar Menggelar Festival Anak Islam



DALAM rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1432H dan memperingati Israk Mikraj Nabi SAW, Taman Pendidikan al-Quran (TPQ) al-Azhar Bukit Peramata Puri Ngaliyan menggelar Festival Anak Islam (FAIS), Minggu (24/7), di masjid setempat.
Acara bertajuk “Gebyar Israk Mikraj dan Sambut Ramadan 1432H” ini dikemas dengan berbagai perlombaan. Perlombaan tersebut, yaitu antara lain, lomba baca tartil al-Quran, hafalan surat-surat pendek, hafalan doa harian, adzan-iqomah, mewarnai gambar, dan menggambar. Kegiatan ini diikuti sekitar 120 santri yang berasal dari TPQ al-Azhar dan anak-anak muslim di sekitar kecamatan Ngaliyan.
“Perlombaan ini sebagai salah satu sarana untuk mengevaluasi hasil pembinaan santri TPQ al-Azhar khususnya dan generasi muslim pada umumnya. Sehingga para santri dapat menjadi anak shalih yang berbakti pada orang tua, bangsa, negara, dan berakhlakul karimah,” kata Kepala TPQ al-Azhar Salman Daryono SAg.
Ketua Takmir Masjid al-Azhar Amin Farih MAg, menyambut baik kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mengatakan, festival ini dapat memotivasi peserta didik untuk berprestasi dan makin giat belajar. Sebab, dengan kegiatan ini akan memunculkan potensi dan bakat anak dalam bidang agama Islam. Namun yang jauh lebih penting adalah menanamkan aqidah pada diri anak sejak usia dini sekaligus menumbuhkan semangat dalam mempelajari ilmu keislaman.
“Festival ini akan mengembangkan semangat dan sikap percaya diri para santri peraih prestasi, melalui aneka lomba yang bernuansa islami dan mewujudkan anak berakhlak mulia, cerdas, kreatif, dan peduli kepada sesama,” katanya.
Senada juga disampaikan Ketua Badan Koordinasi TPQ Kecamatan Ngaliyan Ahmad Daim SAg. Menurut dia, selain untuk menambah wawasan keagamaan. perlombaan juga akan menumbuhkan jalinan tali ukhuwah Islamiyah. Ia pun berharap, acara ini akan memberi manfaat kepada pendidikan dan sebagai partisipan aktif pembinaan moral anak-anak Indonesia. Maka sudah seharusnya para orang tua mendorong anak-anaknya untuk terus belajar dan
berprestasi.(*)

Jumat, 30 Juli 2010

Kegiatan Belajar Mengajar



TPQ al-Azhar menerapakan kurikulum pendidikan baca tulis al-Quran yang mengacu pada sistem pendidikan dan panduan Iqra dari AMM Yogykarta. Namun untuk kemudahan dalam penyampaian materi penunjang, seperti doa, bacaan shalat, tajwid, dan materi lain kami sesuaikan dengan kondisi santri.
Untuk itu disusunlah kurikulum dengan sistem semesteran. Artinya, dalam satu jilid Iqra’ santri ditarjet menyelesaikannya selama satu semester. Adapun kurikulum tersebut sebagai berikut:

KELAS I
BACA - TAULIS IQRO' JILID 1
DO'A HARIAN DO'A/BACAAN SHALAT SURAT PENDEK TAJWID
Do'a Sebelum makan Bacaan Syahat Tauhid dan Rosul An Nas
Do'a setelah makan Niat Shalat Dhuhur Al Ikhlas
Do'a sebelum tidur Niat Shalat Maghrib Al Falaq
Do'a bangun tidur
Do'a Kebahagiaan Dunia Akhirat
Do'a Untuk Kedua Orang Tua

KELAS II
BACA - TAULIS IQRO' JILID 2
Do'a Masuk Kamar Kecil (WC) Niat Shalat Ashar Al Kautsar
Do'a Keluar Kamar Kecil (WC) Niat Puasa Ramadhan Al lahab
Do'a Berbuka Puasa Niat Wudhu An Nasr
Do'a Naik Kendaraan
Do'a Setelah Wudhu
Do'a Keluar Rumah

KELAS III
BACA - TULIS IQRO' JILID 3
Do'a masuk Masjid Niat Shalat Isya' Al kafirun
Do'a Keluar Masjid Niat Shalat Subuh Al ma'un
Do'a Setelah Adzan Niat Shalat Jum'at Al Quraisy
Adzan dan Iqomah Al Fiil
Bacaan do'a Iftitah
Bacaan Rukuk

KELAS IV
BACA - TULIS IQRO' JILID 4
Do'a Mendengar Musibah Bacaan I'tidal Al humazah
Do'a Memakai Pakaian Bacaan Qunut At takasur
Doa Bersin dan Jawabnya Bacaan Sujud Al Qori'ah
Bacaan do'a duduk diantara sujud
Tahiyat awal & Akhir

KELAS V
BACA - TULIS IQRO' JILID 5
Do'a Bercermin Bacaan Shalat dari awal samapi akhir Al 'Adiyat
Doa Pengakuan Kelemahan diri Bacaan Sujud Syukur Al zilzal
Do'a Ketika menengok orang sakit Bacaan Sujud Tilawah Al Bayinah
Sujud Sahwi Al Qodr

KELAS VI
BACA - TULIS IQRO' JILID 6
Do'a Al Qur'an Niat Shalat idhul fitri Al 'aAlaq
Niat shalat idhul adha At Tiin
Niat shalat Tahiyatal masjid Al Insyiroh
Niat Shalat Dhuha Ad duha
Niat Shalat Tarawih
Niat Shalat Witir

KELAS TQA
BACA - TULIS AL-QURAN
Sholawat Nariyah Wirid Setelah Shalat
Niat sholat sunah qobliyah & Ba'diyah
Tata Cara Shalat Jenazah
Niat Shalat Tahajut
Niat Shalat Tasbih

METODE PEMBELAJARAN

Untuk memenuhi kurikulum Iqra’ tersebut dan materi lain, dibutuhkan waktu 6 semester dengan waktu belajar 1,15 jam (pukul 16.00-17.15) per hari selama 4 hari (Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis) dalam seminggu. Sehingga dalam semester ke-7 atau memasuki tahun ke-empat santri sudah masuk di kelas al-Quran dan santri sudah mengusai membaca dan menulis al-Quran. Di kelas al-Quran santri diharapkan dapat menyelesaikan al-Qur’an 30 juz dalam waktu 2 tahun (4 semester) dengan baik, benar, lancar, dan fasih. Di samping itu santri juga menguasai materi pendukung pengetahuan agama Islam.
Maka dari itu untuk mecapai target pendidikan tersebut, dalam proses pembelajaran, TPQ al-Azhar menggunakan sistem klasikal (bersama-sama) dan sorogan (individual). Ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan santri secara personal dan mendidik santri dalam kebersamaan.
Untuk jilid 1-6 Iqro’disampikan dalam satu muka (halaman) tidak harus dibaca semua, tapi cukup dipilih pokok bahasan. Terpenting adalah pokok bahasan tersebut santri mampu menguasai dengan baik dan benar. Di sela-sela pengajaran secara individual, ustadz/ah memberikan tugas menulis materi Iqro’ kepada santri lain.
Untuk materi penunjang diajarkan setiap pertemuan (Senin-Kamis). Materi penunjang ini diajarkan setelah do’a belajar dengan dibaca bersama-sama. Untuk kelas jilid 1-3 yang santrinya belum bisa membaca, maka ustadz/ah memberikan contoh, kemudian santri menirukan.
Untuk jilid 4-6 jika santri yang belum hafal disuruh membaca buku penunjang. Dalam menyampaikan materi penunjang harus terus menerus. Contoh minggu pertama membaca do’a sebelum makan, minggu kedua jika santri dipandang sudah mengusai, maka dilanjutkan do’a sesudah makan. Tetapi do’a sebelum makan juga dibaca dan seterusnya dengan do’a-doa lain.
Dalam menyampaikan materi penunjang ustadz/ah harus juga perpatokan dengan waktu. Waktu menyampaikan materi penunjang maksimal sampai pukul 16.30.WIB, setelah itu waktu digunakan untuk materi wajib Iqro.
Penyampaian materi penunjang selain dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) juga dapat diajarkan melalu pertanyaan sebelum pulang. Sehingga diharapkan setelah melihat santri yang pandai, santri lain punya keinginan menghafal dengan sendirinya tanpa ada unsur paksaan dari ustadz/ah. Hal serupa juga dilakukan untuk kelas al-Qur’an.

Jumat, 19 Maret 2010

TPQ AL-AZHAR PERMATA PURI















TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN (TPQ) AL-AZHAR
BUKIT PERMATA PURI NGALIYAN SEMARANG

VISI

Menjadi lembaga pendidikan Islam yang bisa memberikan warna bagi kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan menyiapkan generasi Qurani guna menyongsong masa depan yang gemilang.

MISI

Membekali generasi muda dengan kemampuan membaca, menulis, dan pemahami al-Quran.
Mendidik putra-putri Islam dengan akhlak dan budi pekerti luhur.
Menjadi wadah dakwah di era modern.

SEJARAH

Taman Pendidikan al-Quran (TPQ) al-Azhar lahir diilhami minimnya penguasaan ilmu keislaman, terutama baca tulis al-Quran di lingkungan perumahan Bukit Permata Puri yang baru saja dibuka.

Padahal, al-Quran merupakan pedoman bagi umat Islam yang harus dipahami dan diamalkan. Langkah awal pastinya adalah bagaimana cara untuk membaca teksnya terlebih dahulu dan menulisnya dengan baik dan benar.

Menyiapkan generasi yang berakhlak, berbud pekerti luhur mejadi kewajiban dan tanggung jawab generasi pendahulu. Karena tidak bisa dipungkiri kehidupan antar generasi akan berbeda, antara saat ini dan mendatang. Maka untuk menyiapkan generasi yang Islami sehingga bisa menjadi kebanggaan bagi orang tua, agama, nusa dan bangsa perlu disiapkan sejak dini.

TPQ juga merupakan salah satu sub sistem dari sistem pendidikan nasional. Karean itu TPQ memiliki tugas ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam hal ini berperan sebagai pemberi bekal kepada generasi penerus agar menjadi pemimpin bangsa yang memiliki dasar-dasar keislaman.

Karena begitu pentingnya kedudukan TPQ tersebut, maka pengurus Tamir Masjid al-Azhar yang diketuai dokter Bonis dan Zainal Abidin sebagai wakilnya, pada hari Sabtu, 27 September 1997 bersama jajaran pengurus RW VIII kelurahan Bringin yang diketuai Bagus Wahyu Nugroho, bersepakat mendirikan lembaga pendidikan al-Quran di bawah naungan Takmir Masjid al-Azhar. Maka tanggal tersebut dijadikan sebagai hari lahirnya TPQ al-Azhar.

Untuk menunjang kegiatan tersebut, beberapa mahasiswa IAIN Walisongo turut mendukung dengan menjadi tenaga pendidik, di antaranya adalah Puji Raharjo (Kepala TPQ), Slamet Daryono, Agus Sa’roni, Carsadi, dan Muhtarom, maka pada hari Senin, 30 September 1997 dimulailah kegiatan belajar mengajar al-Quran yang perdana dengan jumlah santri sekitar 15 anak. Kegiatan ini diperuntukan bagi anak usia 3 tahun sampai 12 tahun.

Keberadaan TPQ al-Azhar ini juga sudah mendapat pengakuan dari Balai Penelitian dan Pengembangan Sistem Pengajaran Baca Tulis al-Quran LPTQ Nasional yang berkedudukan di Yogyakarta, dengan nomor: 001/23-A/XI/97, tertanggal 16 Juni 2000.

Pada mulanya, proses belajar mengajar dilaksanakan dengan memanfaatkan serambi masjid. Namun seiring perjalanan waktu dan makin bertambahnya penduduk Bukit Prmata Puri yang secara tidak langsung juga memengaruhi bertambahnya jumlah santri, maka pada tahun 2003 dibangunlah gedung TPQ yang berada di belakang Masjid al-Azhar. Sejak 2004 sampai sekarang, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di ruang kelas gedung TPQ dan serambi masjid .

SUSUNAN PENGURUS
Untuk menjalankan aktivitas TPQ al-Azhar dikelola oleh Takmir Masjid al-Azhar dengan menunjuk personil untuk duduk sebagai pengurus. Adapun susunan pengurus untuk periode 2009-2012 (berdasarkan Surat Keputusan Takmir Masjid al-Azhar No 05/TM Al-Azhar/VIII/2009, tentang Pengangkatan Pengurus TPQ al-Azhar) sebagai berikut:

Kepala TPQ : Salman (Slamet) Daryono, SAg
Waka Bidang Kurikulum : Ahmad Maryono al Hafidz
Waka Bidang Administrasi dan Keuangan: Tri Sapta Yuliarti Irwan
Waka Bidang Kesiswaan : Rumini Suprapto
Tata Usaha : Sholikin, S.Pd.I

Gambar GEDUNG
TPQ AL-AZHAR PERMATA PURI SEMARANG